Aceh Tengah adalah sebuah kabupaten yang terletak di tengah-tengah ProvinsiNanggroe Aceh Darussalam dengan wilayah yang didominasi pegunungan.
Penduduknya sebagian besar berasal dari suku Gayo. Kabupaten ini terkenal dengan Kopi.
Secara geografis, Kabupaten ini terletak pada posisi 40 10’’ - 40 58’’ Lintang Utara dan
960 18’’ – 960 22’’ Bujur Timur.
Adapun mata pencaharian masyarakat Aceh Tengah adalah dalam bidang pertanian, kopi
menjadi komoniti terbesar, dari 51.854,7 hektar luas lahan pertanian, 47.854,7hektar lahan pertanian kopi.
Didaerah ini terdapat jenis kopi Luwak (kupi tai musang) yang banyak diminati oleh penggemar kopi. Ada satu jenis kopi yang paling maknyus yang berasal dari sejenis musang yang bernama musang luwak atau nama latinnya Paradoxurus hermaphroditus dan di Malaysia dikenal sebagaimusang pulut. Hewan ini juga dipanggil dengan berbagai sebutan lain seperti musang (namaumum, Betawi), careuh (Sunda), luak atau luwak (Jawa), serta common palm civet, common musang, house musang atau toddy cat dalam bahasa Inggris. Kopi jenis ini berasal dari kotoranbinatang tersebut. Mula-mulsa binatang ini memakan buah kopi matang. Karena yang bisadicerna oleh lambung luwak hanya kulitnya yang manis, ketika dikeluarkan, biji kopi masih utuh. Menggumpal seperti kacang dibalut coklat. Sangat mengundang selera. Dulu kalau saya keluyuran meleles (mencari biji kopi yang jatuh) di kebun kopi, saya sering menemukangumpalan-gumpalan seperti ini. Serasa dapat dapat durian runtuh. Waktu itu saya tidak tahukalau kotoran luak ini bernilai ekonomis tinggi. Karena proses pencernaannya yang sedemikianrupa, rasanya jadi unik. Biji kopi yang dimakan mengalami proses fermentasi selama +12 jam dalam perut luwak yang mengandung berbagai macam enzim. Biji tersebut kemudian keluarbersama kotoran pada proses ekskresi.
